Minggu, 09 Juli 2017

Surga Kampar Yang Tersembunyi


Air Terjun Batu Dinding (Gema), Wisata Alam Kampar Kiri Hulu

Air terjun bagi saya memiliki sensasi tersendiri. Menatap airnya yang jatuh dari ketinggian dengan keindahan mengingatkan pada kekuasaan Allah yang sangat dahsyat. Sebuah hal yang terasa bertolak belakang, kekuatan yang menimbulkan rasa takut dan keindahan yang menyejukkan hati. 

 
airterjunbatudinding
Air Terjun Puncak

       
Mungkin tidak banyak orang-orang yang tahu dengan keberadaan Air Terjun satu ini, karena memang belum  banyak yang mempublikasikan bahwa adanya surga yang akan memanjakan mata serta mampu melepaskan kelelahan selama kuliah ataupu  bekerja.
Liburan pada (25/11/2016) lalu, kami merencanakan perjalanan yang berbeda dari liburan lainnya. Setelah sangat lama tak lagi menikmati liburan ke alam, kali ini kami memilih mengunjungi wisata alam di Kampar Kiri Hulu. Kampar Kiri Hulu merupakan Kecamatan pemekaran di Kabupaten Kampar, Propinsi Riau, dengan ibukota Gema. Terakhir kali saya mengunjungi daerah ini pada tahun 2013 silam. Namun saat itu tidak ada yang bercerita tentang keberadaan air terjun disana.

Perjalanan setelah masuk kawasan hutan



Perjalanan menuju air terjun di desa Tanjung Belit terasa menantang untuk kami, jika dari Kota Pekanbaru Wisatawan harus menuju ke arah Lipat Kain dengan jarak 72 km. Kemudian dilanjutkan ke Desa Gema sekitar 27 km, dari Lipat Kain. Selanjutnya  harus menyusuri perkebunan sawit, perkebunan karet, hingga hutan hujan tropis yang ada di Desa Tanjung Belit. Dan tidak hanya keindahan air terjun yang akan membayar semua letih yang dirasa, namun ketika perjalanan menuju air terjun pun disuguhkan dengan pemandangan yang sangat indah sekali.
Pengunjung yang menggunakan kendaraan roda dua/empat juga bisa mampir di tengah perjalanan di tempat wisata di Lipat Kain lainnya yaitu, Istana Kerajaan Gunung Sahilan dan Tugu Equator (Tugu Khatulistiwa). Selanjutnya Untuk sampai ke tempat lokasi Air Terjun, wisatawan harus rela menempuh jalanan yang berliku, jalan setapak yang curam tajam sekitar 60 menit. 



Air Terjun Mini
 
Di lokasi Air Terjun Batu Dinding juga terdapat tempat untuk sekedar melepas lelah. Sungai yang ada di tempat air terjun memilliki air yang sangat jernih dengan bebatuan yang besar. Gemericik air terjun yang terjatuh dari puncaknya akan terdengar oleh pengunjung. Puncak Air terjunnya tidak terlalu tinggi.
Air yang dingin dan segar membuat pengunjung tidak sabaran untuk langsung menyemplung ke dalam kolamnya. Berdiri dan bermain air langsung di bawah curahan air yang jatuh dari puncak akan terasa sensasi tersendiri. Kolam air terjun memiliki kedalaman sekitar empat meter. Jika ingin menyebur ke kolam harus hati-hati karena kolam ini memiliki dasar yang landai, di tengah kolam lebih dalam lagi.
Air Terjun Tingkat


Air yang dingin dan segar membuat pengunjung tidak sabaran untuk langsung menyemplung ke dalam kolamnya. Berdiri dan bermain air langsung di bawah curahan air yang jatuh dari puncak akan terasa sensasi tersendiri. Kolam air terjun memiliki kedalaman sekitar empat meter. Jika ingin menyebur ke kolam harus hati-hati karena kolam ini memiliki dasar yang landai, di tengah kolam lebih dalam lagi.Dasar kolam yang berbatu besar juga sangat dikhawatirkan jika pengunjung main lompat saja dari puncak air terjun dengan kepala yang terlebih dahulu sampai ke dasar kolam. Namun rasa letih terobati ketika melihat keindahan alam ciptaan Allah. Kami masih harus melanjutkan perjuangan dengan memasak, baru akhirnya melepas lelah dan menikmati makan di alam terbuka dengan pemandangan yang menyenangkan

Air Terjun Puncak

Berlibur di air terjun menjadi pengalaman yang menyenangkan. Menangkap ikan tanpa alat pancing, ikan kemudian dibakar. Terjun langsung dari ketinggian sama dengan air terjun dan berenang di lubuk air terjun terasa menyenangkan. Beribadah di alam terbuka tentu memiliki sensasi tersendiri. Lokasi ini sulit jaringan Handphone, sehingga memang sepenuhnya menikmati alam. Menikmati suasana sore yang sejuk dan mandi di air terjun tentu meningglkan kenangan tersendiri untuk fikiran serta memanjakan mata.  Bagi siapa saja yang berkunjung ke tempat ini, saya pastikan untuk kembali merasakan nikmatnya keindagan yang diberikan sang pencipta.

.
.
eiitsssss....
scroll down lagi dong........
.
.
.
.
.
Ingin wisata 7 Danau ???
Menapaki hujan tropis ???
Dekat dengan adat tradisi ???
Jom kunjungi Wisata Alam Buluh Cina sebagai  pilihan wisata memanjakan mata selanjutnya!!!!

hutan buluh cina

danau pertama buluh cina



 PENASARAN..???? IKUTI TERUS CERITA SELANJUTNYA!!!!!! 
SEE YOU....

#bujangdarakampar2017 #kampar #molakakampar

Minggu, 11 Juni 2017

Perdana Mengunjungi Jadikan Hobi




Sabtu, 20 Mei 2017 adalah hari bersejarah bisa melangkahkan kaki langsung ke tempat pembuatan surat kabar yang terkenal di propinsi Riau. Ya Graha Pena Riau Pos Group tempat dimana surat kabar bermula hingga di sebarkan dari kota hingga pelosok desa di Riau. Siapa sangka di gedung ini tidak hanya memproduksi satu jenis Koran saja. Namun berbagai macam seperti Koran Mx, Pekanbaru pos dan masih banyak lagi. Namun tetap saja yang menjadi primadona hari ini adalah Riau Pos karena menjadi pembelajaran dasar sebagai mahasiswa untuk menjadi jurnalis yang professional nantinya.


Bapak Helfizon Assyafei menyatakan bahwa sangat merasa senang dengan kunjungan mahasiswa Ilmu Komunikasi ini. Selain menjalin hubungan silahturahim momen ini juga membuka peluang bagi mahasiswa untuk belajar lenih dalam tentang berita dan Koran. Memenuhi mata kuliah Komunikasi Massa, hal ini mendapatkan antusias dari pada mahasiswa yang ikut serta dalam pertemuan ini. Ada yang sangat membanggakan juga bahwa salah satu alumni dari ilmu komunikasi UIN Suska Riau, Sholrh telah menjadi wartawan di Riau Pos. Jadi sapa saja yang ingin bergabung dengan Riau Pos, diharapkan bisa memiliki pengalaman menarik seperti ini.
Koran yang terbit 17 Januari tahun 1991 ini sudah banyak mendapatkan prestasi yang luar biasa. Salah satunya terbitan Koran pertama “Teluk Meletus” karena Koran ini hanya menjadi satu-satunya yang mengabarkan peristiwa teluk meletus. Dibandingkan Koran lain hanya menggambarkan kondisi setelah kejadian peristiwa ini. Selain tugas wartawan mencari berita, seorang humas di Riau Pos ini harus sangat berperan aktif dalam mempertahankan agar Koran tetap hidup di kalangan pradigma pandangan masyarakat. Walaupun kevanggihan teknologi yang berita kapan saja bisa diupdate  namun tetap saja, Koran harus di budidayakan.
Proses kerja yang cukup panjang dari reporter yang berpencar mencari sumber berita, adanya coordinator liputan, dan wajib mendapatkan minimal 6 berita setiap masing-masing reporter. Berita di input, lanjut ke penata liputan hingga ke editor dan redaktur. Akhir dari itu akan di print oleh masing-masing redaksi pelaksana. Baik itu Koran metropolis atau nasional dan akan di cek oleh penanggung jawab redaktur perhalamannya. Kemudian sampailah Koran di tangan kita yang dikirim oleh masing-masing kurir yang bertugas.
Mahasiswa yang ikut berpartisipasi juga banyak mengacungkan tangan untuk bertanya baik itu bagaimana menjadi crew dan bagaimana produksi dari Riau Pos sendiri. Moment ini harus dilaksanakan kembali demi terwujudnya wartawan yang professional. Menjadikan membaca Koran adalah suatu hobi dan berbagi insprirasi kepada kalangan teman keluarga dan masyarakat.aratam

Kamis, 30 Maret 2017

KOMUNIKASI MASSA PART III

Sisi Positif dan Negatif Konvergensi Media

Perkembangan teknologi kini sudah tidak bisa dihindari lagi, salah satu buktinya adalah dengan adanya konvergensi media. Konvergensi media adalah penyatuan atau penggabungan berbagai media dan teknologi komunikasi. Konvergensi media merupakan integrasi dari fungsi-fungsi beberapa media ke dalam satu media. Hal ini membuat runtuhnya tembok pemisah antara berbagai teknologi dan aplikasi komunikasi dan informasi, sehingga antara teknologi satu dan yang lainnya tidak dapat dibedakan lagi. Konvergensi muncul didorong oleh kebutuhan pengguna akan beberapa fungsi teknologi. Fungsi-fungsi tersebut awalnya berada pada media yang berbeda-beda, karena dorongan ini maka dihasilkanlah perpaduan dari beberapa fungsi ini ke dalam satu media saja. Disinilah konvergensi terjadi.[1]
Konvergensi berkaitan dengan dunia digitalisasi . Setiap informasi berkembang dari format analog menjadi format digital. Apa itu digital? Teknologi digital berkaitan dengan internet, maka dari itu konvergensi memungkinkan bergabungnya media telekomunikasi tradisional dengan internet sekaligus. Dibanding analog, digital memiliki beberapa kelebihan seperti memproses informasi lebih cepat, tidak mudah terganggu oleh gangguan luar seperti cuaca dan bangunan, dan tampilan yang modern. Konvergensi teknologi yang besar dimulai ketika ditemukan telepon, televisi dan komputer yang kemudian teknologi ini disatukan dengan teknologi internet yang akhirnya berkembang tanpa batas.
Banyak sekali contoh konvergensi media saat ini, berikut saya paparkan beberapa contohnya : Televisi digital, televisi multisaluran/televisi kabel. Saat ini masyarakat tidak hanya menonton televisi dari televisi saja. Konvergensi terjadi antara komputer dan televisi, dimana kita bisa menonton televisi melalui komputer. Tidak hanya itu, bahkan televisi bisa ditonton melalui ponsel. Hal ini membuktikan konvergensi media membuat berbagai hal menjadi praktis dalam satu media, bayangkan saja sekarang kita bisa menonton televisi kapan saja dan bisa dibawa kemanapun melalui ponsel tanpa harus duduk diam menonton televisi dirumah.
Komputer kini tidak hanya digunakan untuk akses informasi  dan mengolah data informasi saja, namun sudah bertumbuh dengan adanya akses internet dan siaran televisi. Menurut saya, konvergensi media mengubah paradigma orang tentang televisi, dulu saya hanya  beranggapan bahwa televisi itu berbentuk besar, kotak, memiliki antenna dalam dan luar. Namun perkembangan yang terjadi membuat paradigma saya berubah bahwa televisi memiliki berbagai bentuk, mulai dari televisi di ponsel yang berukuran kecil, televisi di komputer sampai layar LCD televisi yang besar. Ada juga televisi kabel dari konvergensi antara televisi dan telepon, yang memungkinkan penggunanya untuk bisa memilih sendiri siaran yang disukai serta mengajukan permintaan siaran melalui layanan telepon yang disediakan.
http://tataldita.files.wordpress.com/2011/03/digital-tv-transition-7774842.jpg?w=300&h=252
Hanphone/ ponsel. Konvergensi media terjadi juga pada ponsel. Kita tidak menggunakan ponsel hanya untuk komunikasi saja tapi ada fungsi-fungsi lainnya. Saat ini terdapat banyak layanan-layanan media didalam ponsel, yang tidak terbatas hanya untuk sms dan telepon. Kamera foto, video, musik atau mp3, televisi, radio, 3G, bahkan akses internet ada dalam satu media ponsel. Hal ini jelas memudahkan dan menguntungkan pengguna ponsel dalam melakukan berbagai aktifitas. Pengguna tidak perlu membeli kamera foto yang harganya cukup mahal, tapi bisa memotret dengan menggunakan ponsel.
http://tataldita.files.wordpress.com/2011/03/iphone3g-australia.jpg?w=300&h=224
Televisi online. Adalah televisi melalui internet dimana teknologi ini adalah penggabungan dari media televisi dan internet. Masyarakat sekarang bisa menonton televisi melalui internet.  Di Indonesia sendiri contoh-contoh televisi online adalah seperti yang dimiliki  Metro TV yaitu www.metrotvnews.com, dan SCTV yaitu www.liputan6.com.
http://tataldita.files.wordpress.com/2011/03/metrotvnews-com.jpg?w=300&h=225
IPTV (Televisi Internet protokol) Merupakan televisi hasil konvergensi dari siaran televisi, televisi kabel, akses internet dan layanan telepon yang dikirimkan menggunakan protokol Internet melalui jaringan broadband (August E. Grant & Jennifer H. Meadows, 2008 : 113). IPTV merupakan televisi interaktif yang menggambarkan konvergensi televisi dengan teknologi media digital seperti komputer, perekam video pribadi,  dan perangkat mobile telepon, yang memungkinkan interaktivitas pengguna. Konsep program interaktif ini  berupa kuis interaktif, partisipasi penonton, pemilihan akhir drama, dan memesan produk atau home shopping.
http://tataldita.files.wordpress.com/2011/03/iptv2.jpg?w=300&h=241

Hadirnya internet membuktikan konvergensi media.  Cukup dengan satu media komputer kita sudah bisa mengakses berbagai informasi, membaca surat/email, menonton televisi, mendengarkan musik, radio, layanan banking, berbicara melalui video (skype), dan menelepon. Wah, saya sendiri pun tercengang dengan perkembangan teknologi yang canggih ini.
IPad merupakan bentuk dari salah satu perkembangan teknologi yang maju. IPad adalah produk konvergensi dari telepon dan komputer. Perpaduan dua media ini menghasilkan media yang canggih dan modern dimana IPad menyajikan bermacam-macam layanan yang ada di telepon maupun di komputer termasuk akses internet.
http://tataldita.files.wordpress.com/2011/03/ipad-logo-300x225.jpg?w=535
Berbicara tentang implikasi (akibat, dampak, atau pengaruh) dari konvergensi media tentu banyak sekali. Konvergensi media memiliki implikasi positif dan negatif. Implikasi positifnya :
1.      Konvergensi media memperkaya informasi secara meluas tentang seluruh dunia karena ada akses internet.
2.      Memberikan banyak pilihan kepada masyarakat pengguna untuk dapat memilih informasi yang diinginkan sesuai selera, contohnya saja adalah televisi interaktif dan televisi multisaluran dimana pengguna memilih sendiri program siaran yang disukai. Sehingga penggunaan teknologi konvergensi menjadi lebih personal.
3.      Lebih mudah, praktis dan efisien. Tidak perlu punya dua media kalau ternyata bisa punya satu media saja dengan dua fungsi.
4.      Timbulnya demokratisasi informasi dimana semua orang bisa mengakses informasi secara bebas dan luas dengan berbagai cara dan bentuk.
5.      Dalam implikasi ekonomi, konvergensi berpengaruh terhadap perusahaan dan industri teknologi komunikasi karena mengubah perilaku bisins. Keuntungan yang didapat dari hasil konvergensi media sangat menguntungkan dan memajukan perusahaan. Selain itu, mudahnya akses informasi membuat industri dan perusahaan semakin mudah dan cepat mengantisipasi tantangan, kebutuhan baru konsumen serta persaingan yang mengetat.
6.      Di bidang pekerjaan, jelas sekali di jaman sekarang ini jenis-jenis pekerjaan yang berhubungan dengan teknologi digandrungi banyak orang dan peminat seperti hal-hal yang berbau IT atau sistem informasi, menurut saya hal ini menjadi bukti kuatnya teknologi dalam kehidupan manusia.
7.      Masyarakat mendapatkan informasi lebih cepat. Contohnya, para pembaca berita online hanya dengan mengklik informasi yang diinginkan di komputer maka sejenak informasi itu pun muncul.
8.      Interaktif. Masyarakat bisa langsung memberikan umpan balik terhadap informasi-informasi yang disampaikan. Media konvergen memunculkan karakter baru yang makin interaktif, dimana penggunanya mampu berkomunikasi secara langsung dan memperoleh konsekuensi langsung atas pesan (Severin dan Tankard, 2001: 370).
9.      Konvergensi media menyediakan kesempatan baru yang radikal dalam penanganan, penyediaan, distribusi dan pemrosesan seluruh bentuk informasi secara visual, audio, data dan sebagainya (Preston, 2001: 27).[2]
Konvergensi media juga tidak terlepas dari implikasi negatif, yaitu :
1.      Perubahan gaya hidup masyarakat yang menjadi kecanduan teknologi (cybermedia dan cybersociety). Adanya ketergantungan teknologi dimana segala sesuatu menjadi serba praktis dan otomatis. Menurut saya teknologi yang praktis memang bagus karena mempercepat dan memudahkan, namun hal ini juga bisa menjadi buruk jika kita tidak bijak menggunakannya,mengapa? Karena dengan adanya praktis kita cenderung menjadi orang yang “malas” dimana segala yang otomatis akan mempercepat hilangnya pekerjaan karena pekerjaan manusia sudah bisa digantikan dengan teknologi yang canggih.
http://tataldita.files.wordpress.com/2011/03/estress_tecnologico1.jpg?w=300&h=295
2.      Munculnya masyarakat digital/ masyarakat maya. Kemajuan teknologi konvergensi yang maju telah mempersempit jarak dan mempersingkat waktu. Jarak dan waktu sudah bukan masalah lagi, misalnya anda di Eropa dengan saya di Asia bisa saling berkomunikasi saat itu juga melalui internet atau media lainnya tanpa perlu bertemu langsung.
3.      Media cetak/media tradisional/media konvensional mulai kalah dengan media modern/media baru/ media online.
4.      Kesenjangan sosial yang semakin besar.
Adanya dampak positif dan negatif dari konvergensi media pada akhirnya menimbulkan tantangan-tantangan baru yaitu :
1.      media cetak, dimana media tradisional atau konvensioanal tertinggal sehingga pers tradisional digantikan oleh pers online. Dalam media digital wartawan bebas mengupdate informasi secara langsung dengan teknologi konvergensi, akibatnya fungsi editor berkurang dalam pers. Masyarakat melalui media digital dapat mengetahui berita pada waktu sesungguhnya atau pada saat peristiwa berlangsung, hal ini berbeda dengan media cetak yang harus menunggu keesokan harinya agar berita dapat disebarluaskan. Contoh konvergensi dalam hal ini seperti www.detik.com dan www.lintasberita.com . Ditambah lagi pemerintah juga sudah memanfaatkan teknologi konvergensi ini dengan membuka laman internet untuk publikasi informasi. Maka dari itu hal ini menjadi tantangan media massa konvensional agar tidak terus ketinggalan dengan media digital dan harus mengembangkan manajemen pemberitaannya menjadi lebih cepat, akurat, lengkap dan dapat segera diakses masyarakat di seluruh dunia.
http://tataldita.files.wordpress.com/2011/03/situs-resmi-kab-tala.jpg?w=300&h=187
2.      Berkurangnya interaksi sosial secara langsung menyebabkan komunikasi yang tidak efektif. Hal ini sebagai tantangan dari dampak negatif konvergensi media dimana face to face mulai tidak diminati lagi, orang lebih cenderung suka berkomunikasi lewat media. Akibatnya adalah hilangnya social presence sehingga komunikasi tidak efektif. Mengapa tidak efektif? karena tidak melihat dan merasakan langsung ekspresi wajah serta bahasa tubuh lawan bicara yang akhirnya malah akan timbul kesalahpahaman isi pesan. Contohnya, sekarang orang lebih suka berbicara melalui ponsel dibandingkan bertemu langsung, alhasil resiko adanya misunderstanding semakin besar.
3.      Timbulnya kesenjangan sosial yang semakin besar merupakan tantangan bagi konvergensi media. Dulu perbedaan kelas-kelas sosial dipengaruhi oleh faktor ekonomi, pendidikan, dst, namun di masa digital kini, perbedaan kelas sosial semakin jelas terlihat karena dipengaruhi oleh kemampuan akses informasi seseorang. Hal lain yang menjadi tantangan konvergensi media adalah kesiapan masyarakat agar tidak menimbulkan cultural schock. Perkembangan teknologi seperti konvergensi media merupakan hal baru dan canggih bagi masyarakat, namun kadang sebagian masyarakat belum siap dengan inovasi teknologi ini baik siap secara ekonomi maupun secara pengetahuan.[3]




[1] Grant, August E. & Meadows, Jennifer H. (2008). Communication Technology Update and Fundamentals. Focal Press. USA hal 23
[2] Lievrouw, Leah A. & Livingstone, Sonia M. (2006). Handbook of New Media: Social Shaping and Social Consequences of ICTs. SAGE. London. Hal 127
[3] Preston, Paschal. (2001). Reshaping Communications: Technology, Information and Social Change. SAGE. London hal 37

Kamis, 23 Maret 2017

KOMUNIKASI MASSA PART II

DEFINISI
BUDAYA,ADAT ISTIADAT,TRADISI,KEBIASAAN, DAN PERADABAN

1. PENGERTIAN BUDAYA
          budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang, dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang, dan di wariskan dari generasi kegenerasi. budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni. bahasa, sebagaimana juga budaya, merupakan bgian yang tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya di wariskan secara genetis. ketika seseorang berusaha berkomunikasi dengan orang-orang yang bernudaya, dan menyesuaikan peradabannya membuktikan bahwa budaya itu di pelajari.[1]
budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh, budaya bersifat kompleks, abstrak, dan luas. banyak aspek budaya turut menentukan prilaku komunikatif. unsur-unsur sosiobudaya ini tersebar, dan meliputi banyak kegiatan sosial manusia.[2]
2. ADAT ISTIADAT
          adat istiadat adalah adalah aturan dan perbuatan yang lazim dituruti atau di lakukan sejak dahulu kala yang mengatur kehidupan manusia. aturan yang mematur kehidupan manusia di indonesia bisa menjadi sebuah aturan hukum yang mengikat di sebut hukum adat.
3.TRADISI
          tradisi (bahasa latin:traditio,”diteruskan”) atau kebiasaan, dalam pengertian yang paling sederhana adalah sesuatu yang telah dilakukan untuk sejak lama dan menjadi bagian dari kehidupan sesuatu kelompok masyarakat, biasanya dari suatu negara, kebudayaan,waktu, atau agama yang sama. hal yang paling mendasar dari tradsi adalah adanya informasi yang di teruskan dari generasi ke generasi baik tertulis maupun tidak tertulis, karna tanpa adanya ini, suatu tradisi dapat punah.
4. KEBIASAAN
          kebiasaan adalah tindakan lazim/ umum dilakukan masyarakat, contohnya kebiasaan makan dengan tangan kanan, kebiasaan bertegur sapa bila bertemu dengan orang yang telah di kenal, meskipun bukan termasuk aturan, kebiasaan mempunyai pengaruh terhadap prilaku keseharian warga masyarakat. pada umumnya orang berusaha berprilaku sesuai dengan kebiasaan yang berlaku dalam masyarakat.
5.PERADABAN
          menurut albion small peradaban adalah kemampuan manusia di dalam mengendalikan dorongan dasar kemanusiannya untuk dapat meningkatkan kualitas hidupnya. sementara dari hal itu, kebudayaan mengacu kepada kemampuan manusia di dalam mengendalikan alam dengan melalui ilmu pengetahuan serta teknologi. menurutnya, yang menyatakan bahwa peradaban berhubungan dengan adanya suatu perbaikan yang bersifat kualitatif serta menyangkut kondisi batin manusia, sedangkan kebudayaan tersebut mengacu pada suatu yang bersifat material,aktual,relefan,serta konkret.







[1] human communication:kontek-konteks komunikasi
[2] dedi mulyana dan jalaluddin rakhmat.komunikasi antarbudaya:panduan berkomunikasi dengan orang-orang yang berbeda budaya.2006.bandung: remaja rosdakarya.hal.25

Rabu, 15 Maret 2017

KOMUNIKASI MASSA PART I

 Pengertian Lambang, Symbol, Tanda, dan Homophily

1. Lambang
Menurut Kamus Bahasa Indonesia, lambang adalah sesuatu seperti tanda (lukisan, perkataan, lencana dan sebagainya) yang menyatakan sesuatu hal atau mengandung maksud tertentu.
Menurut Ensiklopedia Indonesia lambang adalah suatu tanda atas dasar kesepakatan atau persetujuan bersama (meliputi juga semboyan dan kata-kata sandi) serta berbagai tanda umumnya.
Lambang-lambang bahasa, baik lisan maupun tulisan disebut lambang verbal. Sedangkan lambang-lambang lainnya yang bukan bahasa disebut lambang non verbal.
Lambang Komunikasi adalah sesuatu seperti tanda yang menyatakan sesuatu hal atau mengandung maksud tertentu. Lambang merupakan tanda-tanda yang dipakai untuk menyampaikan pesan di dalam komunikasi.
Jenis-jenis lambang yang diperlukan dan dipergunakan di dalam proses komunikasi
a.       Lambang Gerak
Lambang gerak adalah lambang yang menggunakan gerakan anggota badan, misalnya muka merah itu tandanya malu atau marah, menggelengkan kepala itu tandanya tidak setuju, mengangkat telunjuk tangan yang didekatkan dengan mulut tandanya jangan ribut dan sebagainya.
b.      Lambang Suara
Lambang Suara adalah lambang yang menggunakan pendengaran (telinga) misalnya mendengarkan radio, Mendegarkan musik, berteriak, menangis dan sebagainya.
c.       Lambang Warna
Lambang warna adalah lambang yang menggunakan warna-warna, misalnya lampu merah di dalam lalu lintas adalah merupakan tanda berhenti bagi semua kendaraan, dan warna hijau tandanya semua kendaraan boleh berjalan.
d.      Lambang Gambar
Lambang gambar adalah lambang yang menggunakan gambar-gambar, misalnya iklan disurat kabar atau ditelevisi menggunakan gambar yang menarik , gambar lalu lintas menggunakan gambar-gambar yang mempunyai arti tertentu.


e.       Lambang Bahasa
Lambang bahasa adalah lambang yang menggunakan bahasa, baik lisan maupun tulisan. Bahasa lisan adalah bahasa yang dilisankan, diucapkan atau dibunyikan, contohnya terdengar nada lagu, irama. Sendangkan lambang tertulis adalah lambang yang ditulis.
f.       Lambang Angka
 Lambang angka adalah lambang yang menggunakan angka angka, misalnya alat-alat menghitung , mistar, meteran, kode-kode telepon dan sebagainya.

2.      Symbol
Simbol adalah lambang yang memiliki suatu objek, sedangkan kode adalah seperangkat simbol yang telah disusun secara sistematis dan teratur sehingga memiliki arti. Sebuah simbol yang tidak memiliki arti bukanlah kode. Kata David K. Berlo (1960).
Lampu pengatur lalu lintas (traffic light) yang dipasang di pinggir jalan misalnya adalah simbol polisi lalu lintas, sedangkan simbol warna yang telah disusun secara teratur menjadi kode bagi pemakai jalan. Begitu juga halnya dengan letusan misalnya, ia adalah simbol dari senjata dan atau mobil yang pecah. Tetapi kalau letusan itu berlangsung 21 kali, maka ia menjadi kode penghormatan kepada tamu Negara.
Simbol-simbol yang digunakan selain sudah ada yang diterima menurut konvensi internasional, seperti simbol-simbol lalu lintas, alphabet latin, simbol matematika, juga terdapat simbol-simbol local yang hanya bisa dimengerti oleh kelompok-kelompok tertentu.
Banyak kesalahan komunikasi (miscommunication) terjadi dalam masyarakat karena tidak memahami simbol-simbol lokal. Di beberapa daerah pedalaman yang masih tradisional, banyak pendatang kesasar dan menjadi korban penduduk asli karena tidak mengenal simbol-simbol atau kode yang digunakan oleh penduduk setempat.[1]


3.      Tanda
Tanda mengarah kepada seseorang, yakni menciptakan dalam pikiran orang itu suatu tanda lain yang setara, atau bisa juga suatu tanda yang lebih terkembang.


4.      Homophily
suatu keadaan yang menggambarkan derajat pasangan perorangan yang berinteraksi yang memiliki kesamaan dalam sifat.






[1] Morrisan “Teori Komunikasi Individu Hingga Massa” cet.3.hal.136