Global Village : the world seen as a community in which people
are connected by computers, television, etc., and all depend on one another
Marshall McLuhan mengatakan konsep mengenai perkembangan teknologi komunikasi di mana dunia dianalogikan menjadi sebuah desa yang sangat besar. Memperkenalkan konsep ini pada awal tahun 60-an dalam bukunya yang berjudul Understanding Media.
Desa Global
Desa
global adalah istilah dalam penggunaan saat ini yang memperoleh kualitas klise.
Memang, dalam banyak hal, batas-batas nasional menjadi tidak relevan. Pasar
uang dan perusahaan multinasional, televisi satelit, rudal internet dan antar
benua, semuanya tampak mengejek batas yang tidak lagi takut. Dalam situasi
tersebut, orang dapat dibenarkan untuk bertanya-tanya apakah negara-bangsa
telah melampaui masa manfaatnya dan sedang dalam proses disintegrasi; atau
berkembang menjadi sesuatu yang lebih besar dan lebih kuat dengan kemampuan menghadapi
dan mengatasi tantangan teknologi modern.
180
negara aneh yang terdaftar di PBB (dan beberapa di luarnya) masing-masing
memiliki wilayah tersendiri, dan masing-masing memiliki pemerintah yang haknya
untuk menjadi suara perwakilannya diakui oleh pemerintah lain (setidaknya
sebagian besar dari mereka ). Tidak diragukan lagi, perkembangan teknologi
telah mengikis kemerdekaan, kekuasaan dan batas-batas yang kaku. Di bidang
ekonomi, transnasional semakin mudah dan murah, dan kepercayaan akan kemandirian
nasional terus dihancurkan. Langkah yang salah oleh pemerintah besar menemukan
dampak pada pasar di seluruh dunia. Disiplin pasar keuangan internasional saat
ini mendorong pemerintah nasional untuk mengelola ekonomi mereka secara lebih
efisien.
Dalam
soal pertahanan juga terjadi perubahan radikal. Sedikit lebih dari setengah
abad yang lalu, daratan dan laut adalah arena peperangan. Dengan perkembangan
pesawat terbang, aspek ketiga peperangan berkembang. Kini, perubahan pesat yang
ditimbulkan oleh teknologi ruang angkasa dan pengembangan rudal telah
menciptakan situasi yang secara harfiah menekan tombol dapat mengalahkan negara
setengah jalan di seluruh dunia.
pada masa
desa global terjadi, informasi dan komunikasi akan sangat terbuka, begitu juga
dengan peran media massa dalam mentransformasi pesan. Dampak bagi masyarakat
adalah masyarakat akan cenderung mempunyai persepsi yang sama karena memperoleh
kesamaan kesempatan untuk mengakses informasi. Contoh dampak desa global bagi
masyarakat adalah gempa yang terjadi di Sumatera Barat dapat menimbulkan kesan
yang sama pada orang di Bandung atau di Samarinda. Persepsi mereka terhadap
pemberitaan media massa akan cenderung sama, yaitu sedih, iba, ingin membantu,
dan sebagainya. Hal ini tentunya membawa dampak positif bagi masyarakat, yakni
membantu mempercepat masyarakat untuk mendapat informasi terbaru mengenai suatu
peristiwa.
Media massa
juga membantu masyarakat untuk menolong korban gempa di pariaman dan
sekitarnya, dengan pemberitaan bantuan untuk korban gempa, seperti "X
peduli gempa padang", "dompet amal gempa padang" dan sebagainya.
Ada juga dampak negatif dari menjadi nyatanya konsep desa global ini, yakni siapapun
dapat mengakses apapun, misalnya anak kecil yang dapat mengakses berita
kekerasan lewat tayangan televisi, atau melihat video porno di internet.
Masyarakat sendiri yang harus bisa menyaring apa yang mereka anggap baik
mereka. Sedangkan dampak desa global bagi media massa adalah berkembangnya
industri media massa, baik media cetak, media interaktif,
maupun media elektronik. Kemunculan teknologi seperti 3G, 4G, Wimax, situs
jejaring sosial seperti facebook, twitter, plurk tidak
lepas dari kemunculan desa global.
Dampak
positif Global Village
1. Mudah
memperoleh informasi dan ilmu pengetahuan dan kesehatan
2. Mudah
melakukan komunikasi antara sesama tenaga kesehatan
3. Menumbuhkan
sikap kosmopolitan dan toleran
4. Memacu
untuk meningkatkan kualitas diri
5. Mudah
memenuhi kebutuhan
Dampak
negatif Global Village
1.
Informasi yang tidak tersaring
2. Perilaku
konsumtif
3. Membuat
sikap menutup diri, berpikir sempit bagi tenaga kesehatan
4. Pemborosan
pengeluaran dan meniru perilaku yang buruk
5. Mudah
terpengaruh oleh hal yang berbau barat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar