Sisi Positif
dan Negatif Konvergensi Media
Perkembangan teknologi kini sudah tidak bisa dihindari
lagi, salah satu buktinya adalah dengan adanya konvergensi media. Konvergensi
media adalah penyatuan atau penggabungan berbagai media dan teknologi komunikasi.
Konvergensi media merupakan integrasi dari fungsi-fungsi beberapa media ke
dalam satu media. Hal ini membuat runtuhnya tembok pemisah antara berbagai
teknologi dan aplikasi komunikasi dan informasi, sehingga antara teknologi satu
dan yang lainnya tidak dapat dibedakan lagi. Konvergensi muncul didorong oleh
kebutuhan pengguna akan beberapa fungsi teknologi. Fungsi-fungsi tersebut
awalnya berada pada media yang berbeda-beda, karena dorongan ini maka
dihasilkanlah perpaduan dari beberapa fungsi ini ke dalam satu media saja.
Disinilah konvergensi terjadi.[1]
Konvergensi berkaitan dengan dunia digitalisasi . Setiap
informasi berkembang dari format analog menjadi format digital. Apa itu
digital? Teknologi digital berkaitan dengan internet, maka dari itu konvergensi
memungkinkan bergabungnya media telekomunikasi tradisional dengan internet
sekaligus. Dibanding analog, digital memiliki beberapa kelebihan seperti
memproses informasi lebih cepat, tidak mudah terganggu oleh gangguan luar
seperti cuaca dan bangunan, dan tampilan yang modern. Konvergensi teknologi
yang besar dimulai ketika ditemukan telepon, televisi dan komputer yang
kemudian teknologi ini disatukan dengan teknologi internet yang akhirnya
berkembang tanpa batas.
Banyak sekali contoh konvergensi media saat ini, berikut
saya paparkan beberapa contohnya : Televisi digital, televisi
multisaluran/televisi kabel. Saat ini masyarakat tidak hanya menonton televisi
dari televisi saja. Konvergensi terjadi antara komputer dan televisi, dimana
kita bisa menonton televisi melalui komputer. Tidak hanya itu, bahkan televisi
bisa ditonton melalui ponsel. Hal ini membuktikan konvergensi media membuat
berbagai hal menjadi praktis dalam satu media, bayangkan saja sekarang kita
bisa menonton televisi kapan saja dan bisa dibawa kemanapun melalui ponsel
tanpa harus duduk diam menonton televisi dirumah.
Komputer kini tidak hanya digunakan untuk akses
informasi dan mengolah data informasi saja, namun sudah bertumbuh dengan
adanya akses internet dan siaran televisi. Menurut saya, konvergensi media
mengubah paradigma orang tentang televisi, dulu saya hanya beranggapan
bahwa televisi itu berbentuk besar, kotak, memiliki antenna dalam dan luar.
Namun perkembangan yang terjadi membuat paradigma saya berubah bahwa televisi
memiliki berbagai bentuk, mulai dari televisi di ponsel yang berukuran kecil,
televisi di komputer sampai layar LCD televisi yang besar. Ada juga televisi
kabel dari konvergensi antara televisi dan telepon, yang memungkinkan
penggunanya untuk bisa memilih sendiri siaran yang disukai serta mengajukan
permintaan siaran melalui layanan telepon yang disediakan.
Hanphone/ ponsel. Konvergensi media terjadi juga pada
ponsel. Kita tidak menggunakan ponsel hanya untuk komunikasi saja tapi ada
fungsi-fungsi lainnya. Saat ini terdapat banyak layanan-layanan media didalam
ponsel, yang tidak terbatas hanya untuk sms dan telepon. Kamera foto, video,
musik atau mp3, televisi, radio, 3G, bahkan akses internet ada dalam satu media
ponsel. Hal ini jelas memudahkan dan menguntungkan pengguna ponsel dalam
melakukan berbagai aktifitas. Pengguna tidak perlu membeli kamera foto yang
harganya cukup mahal, tapi bisa memotret dengan menggunakan ponsel.
Televisi online. Adalah televisi melalui internet
dimana teknologi ini adalah penggabungan dari media televisi dan internet.
Masyarakat sekarang bisa menonton televisi melalui internet. Di Indonesia
sendiri contoh-contoh televisi online adalah seperti yang dimiliki
Metro TV yaitu www.metrotvnews.com, dan SCTV yaitu www.liputan6.com.
IPTV (Televisi Internet
protokol) Merupakan
televisi hasil konvergensi dari siaran televisi, televisi kabel, akses internet
dan layanan telepon yang dikirimkan menggunakan protokol Internet melalui
jaringan broadband (August E. Grant & Jennifer H. Meadows, 2008 :
113). IPTV merupakan televisi interaktif yang menggambarkan konvergensi
televisi dengan teknologi media digital seperti komputer, perekam video
pribadi, dan perangkat mobile telepon, yang memungkinkan interaktivitas
pengguna. Konsep program interaktif ini berupa kuis interaktif, partisipasi
penonton, pemilihan akhir drama, dan memesan produk atau home shopping.
Hadirnya internet membuktikan konvergensi media.
Cukup dengan satu media komputer kita sudah bisa mengakses berbagai informasi,
membaca surat/email, menonton televisi, mendengarkan musik, radio,
layanan banking, berbicara melalui video (skype), dan menelepon. Wah,
saya sendiri pun tercengang dengan perkembangan teknologi yang canggih ini.
IPad merupakan bentuk dari salah satu perkembangan
teknologi yang maju. IPad adalah produk konvergensi dari telepon dan komputer.
Perpaduan dua media ini menghasilkan media yang canggih dan modern dimana IPad
menyajikan bermacam-macam layanan yang ada di telepon maupun di komputer
termasuk akses internet.
Berbicara
tentang implikasi (akibat, dampak, atau pengaruh) dari konvergensi media tentu
banyak sekali. Konvergensi media
memiliki implikasi positif dan negatif. Implikasi positifnya :
1.
Konvergensi
media memperkaya informasi secara meluas tentang seluruh dunia karena ada akses
internet.
2.
Memberikan
banyak pilihan kepada masyarakat pengguna untuk dapat memilih informasi yang
diinginkan sesuai selera, contohnya saja adalah televisi interaktif dan
televisi multisaluran dimana pengguna memilih sendiri program siaran yang
disukai. Sehingga penggunaan teknologi konvergensi menjadi lebih personal.
3.
Lebih
mudah, praktis dan efisien. Tidak perlu punya dua media kalau ternyata bisa
punya satu media saja dengan dua fungsi.
4.
Timbulnya
demokratisasi informasi dimana semua orang bisa mengakses informasi secara
bebas dan luas dengan berbagai cara dan bentuk.
5.
Dalam
implikasi ekonomi, konvergensi berpengaruh terhadap perusahaan dan industri
teknologi komunikasi karena mengubah perilaku bisins. Keuntungan yang didapat
dari hasil konvergensi media sangat menguntungkan dan memajukan perusahaan.
Selain itu, mudahnya akses informasi membuat industri dan perusahaan semakin
mudah dan cepat mengantisipasi tantangan, kebutuhan baru konsumen serta
persaingan yang mengetat.
6.
Di
bidang pekerjaan, jelas sekali di jaman sekarang ini jenis-jenis pekerjaan yang
berhubungan dengan teknologi digandrungi banyak orang dan peminat seperti
hal-hal yang berbau IT atau sistem informasi, menurut saya hal ini menjadi
bukti kuatnya teknologi dalam kehidupan manusia.
7.
Masyarakat
mendapatkan informasi lebih cepat. Contohnya, para pembaca berita online hanya
dengan mengklik informasi yang diinginkan di komputer maka sejenak informasi
itu pun muncul.
8.
Interaktif.
Masyarakat bisa langsung memberikan umpan balik terhadap informasi-informasi
yang disampaikan. Media konvergen memunculkan karakter baru yang makin
interaktif, dimana penggunanya mampu berkomunikasi secara langsung dan
memperoleh konsekuensi langsung atas pesan (Severin dan Tankard, 2001: 370).
9.
Konvergensi
media menyediakan kesempatan baru yang radikal dalam penanganan, penyediaan,
distribusi dan pemrosesan seluruh bentuk informasi secara visual, audio, data
dan sebagainya (Preston, 2001: 27).[2]
Konvergensi media juga tidak terlepas
dari implikasi negatif, yaitu :
1.
Perubahan
gaya hidup masyarakat yang menjadi kecanduan teknologi (cybermedia dan cybersociety).
Adanya ketergantungan teknologi dimana segala sesuatu menjadi serba praktis dan
otomatis. Menurut saya teknologi yang praktis memang bagus karena mempercepat
dan memudahkan, namun hal ini juga bisa menjadi buruk jika kita tidak bijak
menggunakannya,mengapa? Karena dengan adanya praktis kita cenderung menjadi
orang yang “malas” dimana segala yang otomatis akan mempercepat hilangnya
pekerjaan karena pekerjaan manusia sudah bisa digantikan dengan teknologi yang
canggih.
2.
Munculnya
masyarakat digital/ masyarakat maya. Kemajuan teknologi konvergensi yang maju
telah mempersempit jarak dan mempersingkat waktu. Jarak dan waktu sudah bukan
masalah lagi, misalnya anda di Eropa dengan saya di Asia bisa saling
berkomunikasi saat itu juga melalui internet atau media lainnya tanpa perlu
bertemu langsung.
3.
Media
cetak/media tradisional/media konvensional mulai kalah dengan media
modern/media baru/ media online.
4.
Kesenjangan
sosial yang semakin besar.
Adanya dampak positif dan negatif dari
konvergensi media pada akhirnya menimbulkan tantangan-tantangan baru yaitu :
1.
media
cetak, dimana media tradisional atau konvensioanal tertinggal sehingga pers
tradisional digantikan oleh pers online. Dalam media digital wartawan
bebas mengupdate informasi secara langsung dengan teknologi konvergensi,
akibatnya fungsi editor berkurang dalam pers. Masyarakat melalui media digital
dapat mengetahui berita pada waktu sesungguhnya atau pada saat peristiwa
berlangsung, hal ini berbeda dengan media cetak yang harus menunggu keesokan
harinya agar berita dapat disebarluaskan. Contoh konvergensi dalam hal ini
seperti www.detik.com dan www.lintasberita.com . Ditambah lagi pemerintah juga sudah
memanfaatkan teknologi konvergensi ini dengan membuka laman internet untuk publikasi
informasi. Maka dari itu hal ini menjadi tantangan media massa konvensional
agar tidak terus ketinggalan dengan media digital dan harus mengembangkan
manajemen pemberitaannya menjadi lebih cepat, akurat, lengkap dan dapat segera
diakses masyarakat di seluruh dunia.
2.
Berkurangnya
interaksi sosial secara langsung menyebabkan komunikasi yang tidak efektif. Hal
ini sebagai tantangan dari dampak negatif konvergensi media dimana face to
face mulai tidak diminati lagi, orang lebih cenderung suka berkomunikasi
lewat media. Akibatnya adalah hilangnya social presence sehingga
komunikasi tidak efektif. Mengapa tidak efektif? karena tidak melihat dan
merasakan langsung ekspresi wajah serta bahasa tubuh lawan bicara yang akhirnya
malah akan timbul kesalahpahaman isi pesan. Contohnya, sekarang orang lebih
suka berbicara melalui ponsel dibandingkan bertemu langsung, alhasil resiko
adanya misunderstanding semakin besar.
3.
Timbulnya
kesenjangan sosial yang semakin besar merupakan tantangan bagi konvergensi
media. Dulu perbedaan kelas-kelas sosial dipengaruhi oleh faktor ekonomi,
pendidikan, dst, namun di masa digital kini, perbedaan kelas sosial semakin
jelas terlihat karena dipengaruhi oleh kemampuan akses informasi seseorang. Hal
lain yang menjadi tantangan konvergensi media adalah kesiapan masyarakat agar
tidak menimbulkan cultural schock. Perkembangan teknologi seperti
konvergensi media merupakan hal baru dan canggih bagi masyarakat, namun kadang
sebagian masyarakat belum siap dengan inovasi teknologi ini baik siap secara ekonomi
maupun secara pengetahuan.[3]
[1] Grant,
August E. & Meadows, Jennifer H. (2008). Communication Technology Update
and Fundamentals. Focal Press. USA hal 23
[2] Lievrouw,
Leah A. & Livingstone, Sonia M. (2006). Handbook of New Media: Social
Shaping and Social Consequences of ICTs. SAGE. London. Hal 127
[3] Preston, Paschal.
(2001). Reshaping Communications: Technology, Information and Social Change.
SAGE. London hal 37







Tidak ada komentar:
Posting Komentar